Aku dan Anak Perempuanku Sama-sama Baligh di Kelas 6 SD!

Haid Pertama
There are no words that can describe my love for you, Darling!

Siang itu seusai makan siang, aku pergi ke kamar mandi untuk cuci tangan di wastafel, namun tanpa sengaja perhatianku tertuju pada satu tetes air berwarna agak jingga di tepi dudukan toilet. Seingatku, tidak lama sebelumnya, anak sulungku-lah yang baru saja menggunakannya.

Deg! Pikiranku langsung tertuju pada puluhan tahun silam ketika pertama kali aku menemukan bercak jingga di celanaku, aku langsung berteriak memanggil ibuku, "mami, lihat ini!"

Seketika beliau langsung memelukku dan berkata, "anak mami sudah besar."

Hal itu membuatku langsung buru-buru membersihkan bekas makanku dan beranjak menuju kamarnya.

Karena dia tidak ada mengatakan apapun padaku, maka dengan hati-hati aku yang berinisiatif bertanya, "Aisyah... sudah mens ya?"

Mendengar pertanyaanku, dia tertegun sejenak, sepertinya bingung mengapa aku tiba-tiba bertanya mengenai hal itu, tapi kemudian dengan wajah polosnya, segera dia menjawab, "tidak kok. Aisyah belum mens."

Aku menyakinkan kembali, "Betul belum mens?"

"Iya betul", jawabnya lagi, santai.

Kami pun meninggalkan aktivitas tanya jawab itu dan mulai sibuk dengan kegiatan lainnya lagi, sampai pada sore harinya, dia kembali pergi ke toilet untuk buang air, dan tidak lama berselang masuk ke toilet, dia berteriak, "mami! Lihat ini!"

Aku seperti deja vu, langsung menghampiri untuk melihat, lalu memeluknya sambil berkata, "anak mami sudah besar."

Tapi selayaknya mamak-mamak biasa, ada kalimat yang aku tambahi, "tuh kan, mami bilang juga apa."

Hanya 6 hari selang ulang tahunnya yang ke 12, sehari sebelum penerimaan laporan akhir jenjang sekolah, yaitu lebih tepatnya pada tanggal 1 Juni 2026, anakku sudah Aqil Baliq, sudah bisa dibawa naik haji nih, jadi hajjah muda ntar, heheheee. Aamiinin saja dulu, ya kan?

Dan malamnya, dia merasakan nyeri perut untuk yang pertama kalinya, sampai aku bercandain, "wah, anak mami ini nggak PMS saja moody-an ya, berabe nih kalau pas PMS."

Bibirnya manyun mendengar kata-kataku.

Ternyata, kami sama-sama mendapatkan haid untuk pertama kali di kelas 6 SD, tapi bedanya dia di usia 12 tahun, sementara aku di usia 13 tahun.

Itu artinya, sekarang aku jadi ibu dari seorang anak gadis. Dan malam itu banyak sekali nasehat yang aku beri buat dia, lalu beberapa hari setelahnya, aku beri edukasi ke dia soal mandi bersih dan tata caranya, dimana itu adalah cara untuk mensucikan diri sebelum dia mulai beribadah lagi.

Ada yang punya anak gadis juga di sini?

Yuk sharing di kolom komen, first time dia haid respon daughter and mom seperti apa sih? Masih pada ingat nggak tanggal, bulan, tahunnya? ^_^

Komentar